Pesan Kecil Untuk Kita yang Bertepuk Sebelah Tangan

pesan untuk kita yang bertepuk sebelah tangan



Ada yg belum pernah jatuh cinta? Entah itu pada teman, gebetan atau apalah itu bahasanya.
Berbicara tentang cinta, pernah ga sih kita begitu mencintai seseorang? Apa yg terjadi? Setiap waktu kita memikirkannya.. Saat kita mau makan teringat dia, akhirnya kita telpon/chat dia udah makan apa belum. Saat mau tidur juga ingat dia, menanyakan harinya, apa kah sedih atau bahagia..
Hingga saat kita beribadah pun terkadang yg ada dipikiran juga dia. Setiap sujud, dan setiap doa yg ada dipikiran hanya orang yg kita cinta. Segenap harap yg terucap entah dalam hati atau lisan kita hanyalah untuknya.

Namun pernahkah terbesit dalam hati kita, akankah dia, orang yg kita cinta ini juga melakukan hal yg sama? Boro2 lakukan hal yg sama, terbesit pikiran tentang kita saja entah ada atau tidak. Selama ini kita berharap banyak, berjuang mungkin, untuk kebahagiaannya, namun lambat laun kita baru menyadari kita hanyalah angin lalu. Kita hanyalah sebuah huruf dalam setumpuk novel hidupnya. Sejenak dilihat lalu berlalu begitu saja. Kita terlalu berharap lebih tanpa ada kepastian, yg berakhir hanya dg kehampaan belaka. Dan setelah tahu itu semua apa yg kita perbuat? Meratap, seolah Allah tak adil membalas segenap doa yg telah kita ucap.

Dalam keadaan selabil itu pernahkah terpikir oleh kita bahwa kita juga sering melakukan hal yg sama? Kita mungkin sering mengucap namanya, namun kita tak pernah benar2 meletakkannya dalam hati kita. Beliau yg terbentang 1400tahun lamanya dengan kita, tak henti berdoa untuk kita dalam hidupnya, sementara kita hanya mengenalnya tak lebih dari sekedar sebuah nama. Kita begitu mudahnya mengucapkan cinta pada seseorang yg kita suka, namun bagaimana kita memposisikan Rasulullah, seseorang yg begitu kita harapkan syafaatnya.

Ini hanya sebuah pesan kecil untuk kita yg mungkin cintanya pada sesama manusia bertepuk sebelah tangan, bahwa itu mungkin bukan hukuman dari Tuhan, melainkan hanya sebuah peringatan ke mana seharusnya cinta kita dan semangat hidup kita sematkan, yang tak lain hanyalah pada Rasulullah, sang pemberi teladan. Semoga kita masih pantas digolongkan sebagai umat Rasulullah Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam.

tulisan dari taufik noor

0 Response to "Pesan Kecil Untuk Kita yang Bertepuk Sebelah Tangan"

Post a Comment